![]() |
| Daud ( David ) dan Jaluth ( Goliath ) |
Yang dimaksud Satria Piningit (satrio piningit) dalam bahasa jawa kuno sesuai ramalan Jayabaya(Joyoboyo) adalah pemuda yang gagah berani yang tampil sebagai penengah dengan kata lain sebagai Ratu Adil.Dari beberapa literatur bagian sejarah para nabi sudah ada gambaran seperti satria piningit ini. Dan sosok ini bukanlah dari kalangan para nabi utusan Tuhan yang sudah kita ketahui jumlahnya dalam pelajaran agama.
Alkisah pada zaman Bani Israil setelah sepeninggal nabi Musa, mereka mengalami masa suram yaitu mereka dijajah oleh Raja Nebukadnezar (Bukhtanassar). Karena sudah tidak kuat menahan penderitaan karena penjajahan, akhirnya para pembesar-pembesar (orang kaya dan terpandang ) mereka (Bani Israil) memohon kepada Nabi nya ( pengganti Nabi Musa ) atau Ulama nya (sebagai Pemimpin Agama bukan pemimpin pemerintahan) untuk berdoa kepada Tuhan agar Tuhan mengutus / memilihkan seorang pemimpin yang dapat membebaskan mereka dari
Singkat cerita Sang Nabi ( Ulama ) pun berdoa dan mendapatkan petunjuk dari Tuhan bahwa orang yang akan memimpin adalah orang yang mendapatkan / menemukan Peti yang berisikan Tongkat Nabi Musa dan Kitab Taurat yang selama ini menghilang. Dalam hal ini Malaikat lah yang telah menurunkan peti nabi Musa tersebut dan diketemukan oleh seorang pria biasa (mungkin penampilannya yang tidak segarang macan dan tidak segagah tentara
Tapi sayang nya para pembesar-pembesar ( orang kaya/terpandang ) dikalangan Bani Israil menolak dan meremehkan kemampuan pria tersebut. Menolak karena pria tersebut bukan dari kalangan orang terpandang/bangsawan dan meremehkan kemampuan pria tersebut dalam hal menjadi seorang pemimpin.
Sosok pria tersebut ditolak dan diremehkan karena dia berasal dari kalangan
Setelah dilantik pria itupun (namanya : Tholut) membuat program yaitu dengan merekrut setiap pria yang sehat untuk mengikuti wajib militer dengan tujuan untuk bela negara. Ribuan orang pun terrekrut dalam program tersebut. Setelah dibina dan dilatih dalam hal bela negara tiba waktunya untuk berperang.
Semua kekuatan dikerahkan seperti senjata
Dengan kejadian itu dari ribuan orang pasukan Bani Israil yang patuh pada perintah komandan hanya tersisa 313 orang yang dapat melanjutkan perjalanan dan perang melawan pasukan penjajah yang jumlahnya ribuan dimana Jaluth sebagai panglima pemimpin pasukan musuh.
Akhir cerita pasukan Bani Israil yang berjumlah 313 orang bisa mengalahkan pasukan penjajah yang ribuan dimana disini disebutkan Nabi Daud yang berumur tujuh tahun berhasil membunuh Jalut sang panglima pemimpin pasukan penjajah.
Itulah gambaran Satrio Piningit atau Ratu Adil yang pernah ada dan terjadi menurut sejarah dimana kemunculannya tidak sesuai dengan harapan sebagian


0 komentar:
Posting Komentar